Vastu Cipta Persada

Jalan HOS Cokroaminoto No. 225.

Sebuah rumah sakit tidak saja menjadi tempat orang berobat, namun dewasa ini, menjadi tempat orang untuk merawat dan memelihara kesehatannya secara menyeluruh. Dalam kondisi sakit, orang cenderung akan sensitif dan mudah depresi. Depresi ini tidak saja bagi yang sakit namun juga dapat berkembang, menjalar ke keluarga yang menjagainya maupun para staf medis yang merawatnya. Begitu kompleknya permasalahan sosial-kesehatan dapat terjadi. Mengantisipasi perkembangan ini, rumah sakit harus mampu merespon dengan baik dan tepat baik dari sisi manajemen maupun dari sisi fasilitas. Berbasis pada beberapa hasil penelitian tentang hubungan arsitektur dan manusia di rumah sakit, karya ini mengadopsi beberapa konsep desain berbasis fakta faktual (evidence based design). Rancang bangun berkarya cipta modern namun bercitra budaya dan perilaku setempat ditekankan. Membentuk imaji suatu wadah sebagai "suatu tempat yang tidak akan membuat orang menjadi sakit".

Sragen   |   5 Photos

Rumah tinggal bergaya art deco ini merupakan sebuah karya yang mencerminkan akan nilai historis indische di Yogyakarta. Tetap dengan mengedepankan kekokohan dan kekuatan fasad yang memberikan kesan durabilitas yang tinggi.

 

Ngaglik   |   5 Photos

Gaya rumah indiesch memiliki nilai makna dan keanggunan tersendiri. Komposisinya yang teratur memberikan kesan kokoh dan elegan, amat cocok dengan penghuninya  yang adalah seorang notaris

Sleman   |   3 Photos

Nuansa Jepang yang tenang, rapi, ringan dan anggun dibawa masuk dalam bangunan, sehingga pengunjung mampu merasakan relaksasi yang ditawarkan shiatsu ini.

Yogayakarta   |   5 Photos

Berpijak dari visi dan misi yang diemban, REX-REHOBOTH dihadirkan dalam bentuk kazanah kearsitekturan yang harus jeli mendukung tercapainya tujuannya. Ada tiga konsep kearsitekturan yang diusung (konsep tritunggal) yaitu :

1. Monumental Building, mengingatkan manusia pada hakekatnya sebagai mahkluk yang lemah dan kecil.

2. Memorial Building, Manusia mudah lupa dan melupakan apa yang baik.

 

3. Inteligent Building, Rancangan berwawasan ramah lingkungan, berorientasi hemat energi, responsif pada bentang alam dan iklim yang nyaman akan dioptimalkan dengan cara-cara yang pintar dan lebih bersahabat. Diharapkan tempat ini dapat menjadi Energy Edu Park.

Kopeng   |   5 Photos

Pendidikan Pascasarjana Fakultas Teologi Weda Bhakti menuntut akomodasi ruang tersendiri, sehingga tidak bertumpuk dengan pendidikan S-1. Kontekstualisasi arsitektur indiesch dan vernakular mengekspresikan kesinambungan bangunan baru dengan kawasan Seminari Tinggi.

Sleman   |   5 Photos

Rumah tinggal yang baik merupakan rumah tinggal yang mampu melayani seluruh kegiatan penghuninya dan dapat mengekspresikan gaya hidup sehari-hari penghuninya. Ekspresi arsitektur indiesch yang teratur dan serba putih mewakili ekspresi penghuninya yang adalah seorang dokter. Arsitektur indiesch merupakan dialog antara gaya art deco barat dengan vernakular nusantara. Teras atas, belakang, dan balkon merupakan wujud dialog tersebut. Fungsi sosial yang ramah tetap ditampilkan dalam keanggunan indiesch yang megah, melalui keberadaan veranda tersebut. Bangunan yang tinggi dan dinding berpori juga mengesankan wujud dialog tersebut dalam Rumah Pasekan ini. Detail-detail arsitektural diperhitungkan secara rinci mengikuti tatanan komposisi arsitektur art deco, yakni detail bentuk kolom, jendela, balustrade, rooster, dan pintu. Penataannya yang simetris memberi penekanan art deco tersebut. Maka, sepintas, jika orang melihat, nuansa nostalgia indiesch hadir secara baru.

Pasekan   |   5 Photos

Arsitektur bertanggung jawab menciptakan suasana dalam sebuah lingkungan binaan (YB. Mangunwijaya). Suasana eksterior yang imajinatif coba dibawa dalam ruang-ruang interior sehingga pengunjung serasa berada di hamparan kebun balon udara yang luas. Suasana Eksterior kebun imajinatif tersebut dihadirkan melalui ragam ornamen yang ada, yakni tiruan pepohonan, rerumputan, pergola, meja-kursi outdoor, lampu taman eksterior, gazebo mini, dan plafond yang diwarnai serupa warna langit. Pengunjung pun dapat mencoba mengalami seolah menaiki sebuah balon udara sambil menikmati makanan dan minuman di lantai mezzanine. Mezzanine ditata menonjol selang-seling sehingga meja-kursi seolah berada dalam kotak penumpang balon udara. Ornamen balon udara yang menempel di plafond pun menambah hidupnya imajinasi tersebut.

Imam Bonjol   |   4 Photos

Restoran Hodroponik ini berada di daerah Lempongasri, Yogyakarta. Konsep bangunan tropis menjadi pilihan untuk perwujudan desain bangunan ditengah lingkungan perkotaan yang padat. Menanam dengan cara hidroponik menjadi alternatif pilihan untuk membudidayakan tanaman pada area perkotaan untuk mensiasati kurangnya lahan.

Lempong Sari   |   5 Photos

Memories back to ‘70s, konsep inilah yang coba diangkat dan diaplikasikan dalam desain Royal Darmo Hotel. Nuansa tersebut diterjemahkan ke dalam bentuk, ruang, dan ornamen bangunan yang menjadi kesatuan dan identitas dari kawasan sekitar yang tidak jauh dari Jalan Malioboro, sebagai historical path Yogyakarta.

Malioboro   |   5 Photos

Grand Sae, hotel budget yang hadir di kota Solo dengan nuansa bintang. Memberikan kelegaan dan kenyamanan kepada pengunjung dengan cita rasa yang anggun dan berwibawa. Muka dan bentuk bangunan didesain dengan menonjolkan perpaduan modern dan tradisional yang dikemas secara menarik melalui pemilihan warna dan ornamen yang eye catching.

Laweyan   |   5 Photos

Hotel klasik yag berada di Yogyakarta ini mencoba memadukan 2 arus arsitektur yang berbeda. Mencoba memadukan arsitektur bergaya klasik art deco dengan arsitektur modern kontemporer.

Palagan   |   3 Photos

Secara estetika desain arsitektur, facade di area perkotaan harus dapat memiliki jati diri yang berbeda sehingg menghasilkan bangunan yang menonjolkan arsitektur rumah masa kini. dari segi interior, coba dipadukan antara unsur modern dan minimalis yang dibuat dengan nuansa santai.

Danukusuman   |   5 Photos

Kehidupan urban yang serba praktis, cepat, dan efisien dapat mempengaruhi pola hidup masyarakat baru. Rumah ini merupakan cerminan gaya hidup akibat pengaruh budaya urban namun tetap dapat mengakomodasi kegiatan bernuansa tradisi lokal.

Ritme hidup manusia modern yang super sibuk sangat dapat ditebak. Hal tersebut dperparah dengan adanya lingkungan yang mendukung sikap individualisme. Rumah ini didesain untuk dapat membuat perilaku penghuninya menjadi lebih ramah terhadap lingkungan sekitar. Aura individu tidak dihilangkan, tetapi dimunculkan dengan bentuk lainnya, yaitu kemandirian. Bentuk massa dan modul yang dibuat menghadirkan skala manusia dan nuansa yang kaya akan ruang-ruang terbuka dan hijau, sehingga rumah tampil low profile, ramah, dan nyaman.

Lempong Sari   |   5 Photos